doktersehat seks saat menstruasi

DokterSehat.Com – Selama ini kita selalu menganggap kalau melakukan aktivitas seks saat menstruasi tidak akan menyebabkan kehamilan. Alasan mengapa melakukan seks saat menstruasi adalah tidak adanya sel telur atau ovum yang dikeluarkan. Biasanya ovum baru keluar saat ovarium melakukan ovulasi sekitar 2 minggu setelah mens selesai.

Alasan kedua mengapa melakukan aktivitas seks saat menstruasi tidak sebabkan kehamilan adalah tidak siapnya rahim untuk penempelan janin. Saat menstruasi dinding rahim endometrium akan luruh semuanya dan keluar dalam bentuk darah. Kemungkinan terjadi kehamilan seperti tidak ada sama, sekali. Sperma yang masuk juga tidak bisa melakukan pembuahan.

Apa yang dipahami oleh sebagian besar masyarakat itu memang benar. Namun, ada kalanya kehamilan masih bisa terjadi meski seks dilakukan saat hamil. Kenapa bisa begitu?

Siklus menstruasi wanita yang berbeda-beda

Siklus menstruasi yang dialami oleh wanita berbeda-beda satu dengan lainnya. Ada wanita yang mengalami siklus normal selama 28-30 hari sekali. Selanjutnya ada yang siklusnya lebih lama dari itu atau lebih pendek dari itu. Perbedaan siklus ini menyebabkan waktu ovulasi dan masa subur wanita yang berbeda pula.

Melakukan aktivitas seks saat wanita menstruasi bisa menyebabkan kehamilan meski kemungkinannya kecil. Risiko kehamilan ini terjadi karena ada wanita yang mengalami siklus menstruasi yang pendek. Wanita bisa mengeluarkan sel telur pada hari ke 7 setelah menstruasi meski normalnya nyaris 2 minggu.

Saat melakukan aktivitas dan pria mengalami ejakulasi, sperma bisa bertahan hidup di dalam sistem reproduksi wanita selama 5-7 hari. Kalau pasangan berhubungan badan pada akhir waktu menstruasi, kehamilan bisa saja terjadi karena sperma bisa langsung membuahi sel telur yang dilepas.

Berhubungan seks saat menstruasi

Agar aktivitas seks saat menstruasi bisa berjalan dengan lancar dan tidak menyebabkan masalah pada wanita atau pria, coba simak beberapa hal di bawah ini.

  • Lakukan seks dengan pengaman baik itu kondom atau diafragma. Kondom akan membantu pasangan menghindari adanya kehamilan yang tidak diinginkan. Meski kemungkinan hamilnya kecil, mencegah selalu lebih baik daripada kecolongan.
  • Menggunakan kondom juga bisa mencegah penularan penyakit seksual yang berbahaya. Apalagi saat menstruasi darah yang keluar dari vagina cukup banyak dan cenderung kotor. Kalau ada bakteri atau virus yang masuk, kemungkinan infeksi akan semakin besar.
  • Kondom juga dibutuhkan untuk menghindari komplikasi terjadi pada wanita. Kadang tekanan yang terjadi saat penetrasi bisa menyebabkan terjadinya infeksi di dalam vagina.
  • Lakukan dengan posisi yang benar dan tidak memungkinkan cairan di dalam vagina keluar dan mengotori seprai. Gunakan juga posisi seks standar agar wanita tidak merasakan sakit yang cukup besar.

Manfaat seks saat menstruasi

Selama ini seks saat menstruasi selalu dihindari oleh masyarakat karena dianggap tabu. Namun, seks saat menstruasi boleh dilakukan karena memberikan cukup banyak manfaat yang antara lain terdiri dari.

  • Menurunkan libido wanita yang terlalu tinggi. Saat menstruasi wanita akan mengalami kenaikan libido yang cukup besar. Kenaikan ini libido ini hampir sama seperti saat wanita memasuki masa subur. Seks yang dilakukan saat menstruasi akan menurunkan beban libido wanita yang naik.
  • Seks yang dilakukan saat menstruasi bisa mengurangi kadar sakit pada perut. Saat menstruasi wanita kerap mengalami sakit perut seperti kram. Saat wanita mendapatkan orgasme, rasa nyamannya bisa membuat rasa sakit sedikit mereda.
  • Wanita tidak akan mudah mengalami mood swing. Saat mendapatkan orgasme, tubuh jadi lebih relaks.

Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk kita semua agar lebih waspada saat berhubungan seks.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here